Ibu Mertua Pelindung
Di tahun 80-an, Ibu Sari dianggap sebagai mertua jahat karena tak pernah membantu Nia Pratiwi, menantunya, hingga tragedi menimpa keluarga. Setelah kehilangan anak dan cucu, ia menyesal namun justru meninggal. Saat terbangun, ia kembali ke masa awal pernikahan anaknya dan bertekad membawa seluruh hartanya untuk merawat Nia.
Kiara Hadi mengunjungi rumah baru putranya, Candra Hadi. Namun selingkuhan Candra, Wulan Sali, salah mengira Kiara sebagai Layla Wati, istri sah. Dia dihina dan disuap 6 miliar agar cerai. Tersinggung sekaligus penasaran, Kiara bertekad turun tangan menghukum putra dan selingkuhannya.
Putri Cahaya terlempar ke tahun 70-an dan dinikahkan dengan tentara Rizal Santoso. Berkat dukungan dari ibu mertua, mereka bersama menghadapi keluarga bermasalah, merebut kembali hak kerja dan mahar, serta mendidik anak yang bandel. Akhirnya, Putri berhasil masuk universitas dan keluarga mereka pun hidup harmonis dan bahagia.
Arini dan Aditya pernah menikah karena cinta, namun kehidupan sehari-hari membuat mereka ingin berpisah. Setelah kecelakaan membuat mereka kehilangan ingatan, keduanya terpaksa hidup bersama lagi. Dalam perjalanan mencari ingatan, mereka mengalami berbagai kejadian dan akhirnya menemukan kembali cinta sejati.
Siti Cahaya tiba-tiba terbangun di tubuh seorang wanita yang sering diperlakukan buruk. Saat ia hendak melawan, Ibu Sari—mertuanya yang telah terlahir kembali—berubah menjadi sangat perhatian. Karena hanya Siti yang pernah merawatnya di kehidupan sebelumnya, kini Ibu Sari bertekad mendukung Siti mengubah nasib mereka bersama.
Yana dituduh menelantarkan menantu dan cucunya. Ketika mereka kecelakaan, Yana baru sadar ternyata anaknya berselingkuh, dan dia didorong anaknya sampai meninggal. Saat hidup kembali ke masa anaknya baru menikah, dia memutuskan mengubah akhir tragis sebelumnya.
Setelah jiwa Bu Seno dan putrinya, Indah tertukar, Bu Seno menyadari penderitaan Indah yang selama ini ditindas oleh ayahnya. Bersama, mereka membongkar kejahatan keluarga, menggagalkan rencana perebutan kekuasaan, dan merebut kembali posisi mereka. Akhirnya, Indah menjadi pemimpin perusahaan, dan hubungan ibu-anak pun pulih.
Meninggal karena lembur, Susi Malik terlintas ke era 60-an, menjadi istri galak yang tidak menghormati mertua dan kejam pada anak. Setelah sistem aktif, dia kumpulkan berbagai tanaman dan ditukar jadi poin, melawan keluarga asalnya, mendapatkan kepercayaan keluarga suaminya dan memakmurkan desa.
Ibu Keluarga Narli memberikan seekor sapi kepada ayah Fani sebagai mahar. Setelah itu, Fani bekerja keras mengurus rumah dan ladang, sementara Zidan berselingkuh dan menipunya selama puluhan tahun. Setelah kebenaran terungkap dan menemukan kembali anak-anak yang hilang, Fani tetap tidak memaafkannya.