No playable video found for this episode.
Chapters: 60
Play Count: 0
Setelah terpisah karena penculikan, Dewi Santoso tak pernah berhenti mencari putranya. Dua puluh tahun kemudian, sang putra yang sukses berkat bantuan negara kembali dengan penuh kebanggaan, bersatu kembali dengan ibunya di momen yang penuh haru.
Andi menyesal sudah mencoba bunuh diri di tepi sungai. Dia justru terlempar ke 1979, bertemu lagi dengan istrinya, Rahma, dan putrinya, Nia. Ia bertekad menebus kesalahan dan memperbaiki nasib keluarga. Ia berburu, jual ginseng, sambil menghadapi prasangka kerabat dan warga, hingga akhirnya meraih kebahagiaan.
Andi Pratama terlahir kembali ke era lama dan mulai melindungi haknya sendiri. Dengan ingatan masa lalu, dia bangkit kembali di Pasar Rusa, melawan orang licik, membangun usaha keluarga, meraih cinta, persahabatan dan jalan menuju hidup yang makmur.
Arif Pratama, kurir makanan sederhana, mendadak mengetahui dirinya adalah seorang pewaris. Demi melindunginya dari gaya hidup mewah, orang tuanya menyembunyikan identitasnya. Saat Arif kembali ke desa, ia justru disambut dingin dan putrinya disakiti. Marah dan kecewa, Arif bertekad membalas perlakuan mereka.
Melki Luara terlahir kembali di tahun 1980-an. Dia mendapati istrinya, Jihan Yulia, dan putrinya hidup susah serta sering ditindas oleh Santo Cokro, anak direktur pabrik. Dengan pola pikir modern, Melki mengungkap konspirasi, memperbaiki hidup keluarganya, dan menapaki jalan balas dendam.
Zara yang kembali ke era 80-an hanya tersenyum melihat sandiwara Vivi dan sikap pilih kasih keluarganya. Di kehidupan lalu ia terjebak konflik rumah tangga selama 20 tahun. Kini ia mengubah nasibnya, ia memecahkan soal antariksa nasional, dan pada usia 18 tahun langsung masuk Badan Antariksa.
Dalam satu momen menyelamatkan nyawa, seorang tentara, Hugo Cokro masuk ke dunia dokter jantung, Vina Sandra. Berjuang bersama di berbagai krisis dan beberapa kali salah pertemuan, cinta mereka tumbuh di tengah detak jantung dan suara tembakan. Musim semi yang tertunda akhirnya tiba.
Budi, yang mati setelah dieksploitasi karena mendonorkan ginjal, terlahir kembali ke 1988. Dengan ingatan tajam, ia membalas dendam, menyelamatkan orang, dan membangun kekayaan. Dalam perjalanan itu, ia menemukan cinta sejati dan menjadi pahlawan keluarga, mengubah hidupnya di era 80-an.
Pak Arif yang dulunya pecandu judi, mendapat kesempatan kedua dengan kembali ke tahun 1995. Ia berhenti berjudi dan minum, memanfaatkan ingatan masa depan untuk memulai bisnis kecil. Ia membangun pabrik pakaian, memperluas usaha, memperbaiki hubungan keluarga, dan membawa keluarganya keluar dari kemiskinan menuju kesuksesan.
Setelah terpisah karena penculikan, Dewi Santoso tak pernah berhenti mencari putranya. Dua puluh tahun kemudian, sang putra yang sukses berkat bantuan negara kembali dengan penuh kebanggaan, bersatu kembali dengan ibunya di momen yang penuh haru.
Andi menyesal sudah mencoba bunuh diri di tepi sungai. Dia justru terlempar ke 1979, bertemu lagi dengan istrinya, Rahma, dan putrinya, Nia. Ia bertekad menebus kesalahan dan memperbaiki nasib keluarga. Ia berburu, jual ginseng, sambil menghadapi prasangka kerabat dan warga, hingga akhirnya meraih kebahagiaan.