No playable video found for this episode.
Chapters: 36
Play Count: 161
Siti divonis kanker dan hanya punya waktu tiga bulan. Di tengah keluarga yang dingin dan penuh kekerasan, ia berjuang demi putrinya, Nia. Ketika uang asuransinya akan direbut, Siti berhasil melindungi hak Nia. Siti pun meninggalkan warisan untuk Nia dan Rama, lalu berpamitan dengan tenang di hari terakhirnya.
Delapan belas tahun lalu, Jesica hilang ingatan setelah kecelakaan saat menyelamatkan anak yatim. Dia hidup sebagai Helen dan membesarkan Clara. Tanpa diketahui siapa pun, dia kembali ke Keluarga Lodi sebagai petugas kebersihan, hingga suaminya mengenalinya saat bahaya besar mendekat.
Tiba-tiba menjadi ibu tiri yang dibenci, Ibu Sari harus menghadapi anak-anak yang membencinya. Demi kembali ke dunia modern, ia memakai Ilmu Kata Sakti untuk mengubah nasib. Ketulusannya perlahan meluluhkan hati mereka, bahkan menyelamatkan desa dari kekeringan. Dari ibu tiri jahat, Ibu Sari berubah jadi ibu kesayangan.
Siti divonis kanker dan hanya punya waktu tiga bulan. Di tengah keluarga yang dingin dan penuh kekerasan, ia berjuang demi putrinya, Nia. Ketika uang asuransinya akan direbut, Siti berhasil melindungi hak Nia. Siti pun meninggalkan warisan untuk Nia dan Rama, lalu berpamitan dengan tenang di hari terakhirnya.
Setelah keluarganya hancur di kehidupan lalu, Sri Lestari terlahir kembali dengan tiga garis darah pemberian leluhur. Setiap tragedi yang ia cegah bagi anak-anaknya menghapus satu garis. Sri bertekad melindungi keluarga, mengungkap konspirasi, dan menuntaskan dendam ketika garis terakhir lenyap.
Dua puluh tahun lalu, Ratna terluka dan hilang ingatan setelah melindungi dua anaknya, lalu hidup susah bersama putrinya. Beberapa tahun kemudian, dia memohon ampun pada Rizky demi sang putri, tanpa tahu pria itu adalah putra kandungnya. Saat jati diri Ratna terungkap, keluarga mereka pun kembali dipersatukan.
Putri Santika pulang untuk membalas jasa ibunya, Sri Dewi, namun mendapati sang ibu telah wafat. Di rumah duka, keluarga ibu dan ayahnya membuat keributan. Putri membongkar kebenaran: ibunya cacat akibat kecelakaan kerja menggantikan pamannya, dipaksa menikah, dan hidup tertindas hingga akhir hayat.
Kakak yang sukses sebagai direktur yayasan kembali ke rumah demi mencari ibunya, sementara adiknya yang haus kemewahan bahkan malu mengakui ibu sendiri di hari pernikahan. Di tengah perebutan kekayaan dan status, mereka sadar bahwa kebahagiaan ibu jauh lebih berharga daripada harta.
Demi biaya sekolah Andi, Ibu Lestari rela masuk ke dalam kobaran api dan tinggalkan luka. Namun, saat pernikahan Andi, ia malah diusir oleh putranya sendiri. Setelah diperlakukan buruk, Ibu Lestari mendapat perlindungan dari Adrian, yang pernah diselamatkannya. Ketika Andi terdesak, Ibu Lestari tuntut keadilan di pengadilan.
Surya Pratama berjuang demi negara, tanpa tahu ibu dan putrinya di rumah mengalami penindasan dari Kakak Ipar. Uang yang ia kirim pun disalahgunakan, dan ibunya hampir kehilangan nyawa. Saat Surya pulang, kebenaran disembunyikan darinya, namun akhirnya ia berhasil mengungkap segalanya dan menyelamatkan keluarganya tepat waktu.
Setelah suaminya meninggal, Melati berjuang membesarkan anak-anaknya. Demi membayar biaya kuliah Rani Pratama, ia diusir dari silsilah keluarga dan kehilangan hak atas Bagas. Terpaksa menikah lagi demi uang, Melati memutuskan hubungan dengan Rani. Saat Melati sakit parah dan diabaikan semua orang, Rani kembali ke desa, berusaha mengembalikan Melati ke keluarga Pratama.