Chapters: 111
Play Count: 2,186
Seorang pemuda modern berpindah jiwa ke masa lalu untuk memimpin wilayah miskin. Dengan ilmu modern, ia membuat berbagai produk dan memberdayakan rakyat serta bandit menjadi tenaga kerja. Meski ditekan penguasa lokal, ia tetap membangun kota dan jalur ekspor ke negara tetangga hingga wilayahnya menjadi makmur.
Seorang pemuda berpindah waktu menjadi bupati di wilayah miskin. Menghadapi kekeringan dan tanah tandus, ia tak mundur. Berbekal ilmu modern, ia membuat garam, mengolah lahan, dan mengalirkan air untuk rakyat. Saat hidup membaik, ujian baru tiba. Ia memimpin rakyat melewati krisis dan menjaga tanah air.
Dia bertransmigrasi ke masa kelaparan sebagai orang terbuang. Berbekal ramalan gaib, dia berburu dan cari obat demi keluarga, serta latih bela diri. Dia singkirkan musuh yang incar tanahnya dan cinta dengan gadis bangsawan. Akhirnya, dia dihormati seluruh desa dan diterima mertuanya.
Edi Saputra, seorang pria zaman modern, terlempar ke dunia lain dan menjadi idiot yang dipaksa menikah di tengah krisis penduduk negaranya. Berbekal pengetahuan modern, Edi bangkit dari rakyat jelata, melawan penindasan pejabat, memimpin pemberontakan, dan akhirnya membuka era baru.
Terlempar ke masa kelaparan di Negeri Raya, Rizal, seorang pekerja kantoran modern, bangkit sebagai pemuda bermasalah yang hampir menyengsarakan keluarganya. Berbekal kekuatan ramalan dan bela diri, ia memimpin keluarga melawan paceklik, menghadapi musuh licik, serta mengubah nasib menuju kehidupan yang makmur.
Membuka permukiman di tengah bencana berbekal pasokan masa kini, Shen Hao menghadapi embargo dan kepungan milisi tiga klan terpandang. Bersama ahli strategi genius Ouyang Ming, ia mematahkan taktik kotor musuh, menghimpun puluhan ribu serdadu, serta mendirikan benteng perlindungan yang tak tergoyahkan.
Lu Anian menjadi pejabat di sebuah daerah terpencil dan memperoleh kemampuan menghasilkan pangan seiring bertambahnya penduduk. Ia menolong pengungsi, membuka lapangan kerja, membangun rumah dan pertahanan hingga kota yang tandus kembali hidup. Namun, tantangan baru mengancam kedamaian yang telah dibangun
ia bertransmigrasi ke masa kekacauan saat bencana kelaparan melanda. berbekal mie instan, ia mendapatkan istri yang penurut. ia juga menemukan cara berpindah antar dunia untuk berdagang barang modern demi kekayaan. dengan harta itu, ia membangun pasukan dan menjadi bangsawan terpandang di wilayah tersebut.
Seorang pemuda modern berpindah jiwa ke masa lalu untuk memimpin wilayah miskin. Dengan ilmu modern, ia membuat berbagai produk dan memberdayakan rakyat serta bandit menjadi tenaga kerja. Meski ditekan penguasa lokal, ia tetap membangun kota dan jalur ekspor ke negara tetangga hingga wilayahnya menjadi makmur.
Dia terlempar ke masa lalu dan menjadi tawanan bersama pengungsi wanita. Berbekal sistem pembangunan negara, dia mendapat hadiah ajaib dengan menambah jumlah rakyat. Dia pun menampung para wanita, memimpin produksi, melatih pasukan wanita untuk mengalahkan musuh, dan akhirnya mendirikan negara kuat di era kacau.
Seorang pemuda modern menjadi bupati di era kekacauan. Berkat pengetahuan modernnya, dia mengubah kabupaten miskin menjadi makmur melalui manisan, jalan, bengkel, semen, dan meriam. Seorang putri kerajaan mengaguminya dan merekomendasikannya ke ibu kota.