Chapters: 50
Play Count: 184
Di dunia di mana semua orang bisa berubah jadi binatang, ia bangun sebagai budak tanpa binatang—sampai Pohon Dunia tandai telapak tangannya, memanggil keajaiban modern: obat, senjata, tembok. Yang terbuang jadi dewi. Ia menjadi rebutan raja singa, pendeta ular, dan panglima serigala saat ia mengubah kebiadaban jadi peradaban.
Mendadak terdampar di zaman purba, pemuda modern Bagas Pratama diterima oleh Suku Api yang miskin sumber daya. Mengandalkan pengetahuan masa kini, ia menciptakan alat, menemukan makanan, membuat gerabah, serta memimpin suku melawan binatang buas. Bagas pun membawa kemajuan bagi kehidupan di dunia liar.
Siti, seorang juara tinju modern, tiba-tiba terlempar ke masa lalu dan menjadi istri miskin yang dijual kepada Rizal, seorang preman. Dengan kekuatan dan kecerdasan, ia menaklukkan suaminya, menemukan kekayaan tersembunyi, dan memulai usaha kuliner.
Seorang mahasiswa geologi tak sengaja terlempar ke zaman primitif. Dengan ilmu modern, dia membawa teknologi pertanian dan pembangunan bagi suku setempat. Dia membentuk aliansi untuk bertahan hidup dari musim dingin, membawa cahaya peradaban pertama dan semangat pantang menyerah di tanah purba.
Setelah mati di kiamat sebelumnya, Putri Cahaya terlahir kembali 15 hari sebelum bencana. Ia meninggalkan keluarganya, menjual aset, menyewa bunker, dan mengaktifkan sistem. Saat kiamat tiba, ia membangun benteng, mengumpulkan para penyintas dan pemilik kekuatan, serta mendirikan markas aman, perlahan menjadi pemimpin wilayah.
Mendapatkan misi dari sistem, Yuvan mulai mencari lima murid yang merupakan Anak Terpilih. Sepanjang perjalan menyelesaikan misi, dia menghancurkan Sekte Matula dan mengagalkan rencana klan iblis. Bersama dengan keluarga dan sektenya, dia melewati Gerbang Abadi dan akhirnya menjadi Dewa Abadi!
Raka Hutan, seorang pemuda modern, tiba-tiba terdampar di zaman purba dan diterima oleh Suku Api. Berbekal pengetahuan masa kini, ia menciptakan berbagai alat, memperoleh makanan, dan melindungi sukunya dari ancaman. Perlahan, Raka membawa harapan baru dan membangun peradaban di tanah liar.
Di dunia di mana semua orang bisa berubah jadi binatang, ia bangun sebagai budak tanpa binatang—sampai Pohon Dunia tandai telapak tangannya, memanggil keajaiban modern: obat, senjata, tembok. Yang terbuang jadi dewi. Ia menjadi rebutan raja singa, pendeta ular, dan panglima serigala saat ia mengubah kebiadaban jadi peradaban.
Lolos dari krisis, Lin Ye membawa sukunya menuju peradaban maju lewat peternakan, kerajinan tembaga dan jalur dagang. Menghadapi ancaman suku saingan yang serakah, ia melatih pasukan senjata taktis serta merangkul klan lain demi membawa kaumnya bertransformasi menjadi kekuatan terkuat di wilayah tersebut.
Ahli bertahan hidup modern terdampar di zaman batu sebagai "dukun" suku kecil. Dengan ilmu modern, ia buat garam murni, tembikar, dan senjata. Ia bangun tembok, kalahkan suku musuh, dan pimpin rakyatnya dari kelaparan menuju peradaban maju.
Lin Ye tiba di dunia primitif dan bergabung dengan Suku Api. Dengan pengetahuan modern, ia membantu mereka mengatasi kelaparan dan musim dingin, menciptakan alat, memperbaiki makanan, serta membangun tembok pelindung. Kehidupan suku pun membaik, dan Lin Ye mulai menjalin hubungan dengan suku lain.